Pasar Uang Dibeberapa Negara
Kebutuhan
akan adanya pasar uang dilatarbelakangi adanya kebutuhan untuk mendapatkan
sejumlah dana dalam jangka pendek atau sifatnya harus segera dipenuhi. di
beberapa negara kebutuhan terhadap pasar uang memang penting. Hal ini
disebabkan keberadaan pasar uang sangat membantu pihak-pihak yang membutuhkan
dana dengan cepat misalnya investor yang membutuhkan dana untuk membayar
operasional perusahaaan.
Di
Indonesia kebijakan pasar uang oleh Bank Indonesia sebagai Bank sentral dengan
instrumen yang berbeda dengan negara lainnya. Bank Indonesia sebagai Bank
sentral Indonesia telah mengambil beberapa kebijakan yang bertujuan untuk
menciptakan sistem keuangan yang sehat, meningkatkan ketersediaan informasi
bagi para pelaku pasar serta meningkatkan efektivitas kebijakan moneter.[1]
Adapun
instrumen yang diterbitkan oleh Bank Indonesia yaitu sebagai berikut[2]:
- Penggunaan sertifikat Bank
Indonesia (SBI).
- Penggunaan Surat Berharga Pasar
Uang (SBPU).
- Pengembangan Pusat Informasi Pasar
Uang (PIPU).
- Penetapan Jakarta Offered Rate
(JIBOR).
- Penyelesaian transaksi secara
otomatis tanpa menggunakan.
Pasar
uang Syariah merupakan mekanisme yang memungkinkan lembaga keuangan syariah
untuk menggunakan instrumen pasar dengan mekanisme yang sesuai dengan
prinsip-prinsip syariah baik untuk mengatasi persoalan kekurangan likuiditas
maupun kelebihan likuiditas titik hanya saja harus diakui saat ini masih sangat
dibutuhkan pengembangan pasar uang berbasis Syariah.
Adapun
kebijakan pasar uang di beberapa negara oleh bank sentral nya yaitu[3]
- European Central Bank (ECB), di
dalam melaksanakan kebijakan moneter dengan sasaran stabilitas harga atau
prestasi little mengendalikan likuiditas di pasar uang serta mengontrol
perkembangan tingkat suku bunga jangka pendek pasar uang.
- Amerika serikat (Federal Reserve),
dalam melaksanakan kebijakan moneternya Amerika serikat juga menggunakan
tingkat suku bunga pasar uang sebagai target operasional dan sinyal
kebijakan atau policy rate.
- Inggris (Bank Of England), dalam
menentukan kebijakan moneternya bank of England melakukan pertemuan
bulanan yang disebut monitory policy comite (MPC) guna menentukan arah OPT
dengan menetapkan tingkat repo rate (fix tender) yang jatuh tempo 2 minggu
sebagai policy rate.
- Jepang (Bank of Japan), pasar uang
di Jepang dikelompokkan atas dua kategori yaitu interbank market dan open
market.di mana interbank market yaitu pasar uang di mana pelaku pelaku
utamanya adalah lembaga lembaga keuangan yang berperan menentukan beberapa
posisi saldo giro bunga yang ingin dicapai dalam rangka mencapai
stabilitas harga.
DAFTAR PUSTAKA
Sigit
Triandaru dan Totok Budisantoso. 2006. Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya. Jakarta: Salemba
Empat.
https://www.kompas.com/skola/read/2020/11/16/153718769/instrumen-pasar-uang?page=all#page2
https://www.academia.edu/25827697/UANG_DAN_KEBIJAKAN_MONETER
[1]Sigit Triandaru dan Totok
Budisantoso, Bank dan Lembaga
Keuangan Lainnya. (Jakarta: Salemba Empat, 2006), hlm. 19.
[2]https://www.kompas.com/skola/read/2020/11/16/153718769/instrumen-pasar-uang?page=all#page2
diakses pada sabtu 16 januari 2021 pukul 11.12.
[3]https://www.academia.edu/25827697/UANG_DAN_KEBIJAKAN_MONETER
diakses pada sabtu 16 januari 2020 pukul 11.31.
Komentar